Share this

Kesehatan Mental karyawan – Dunia kerja tidak selalu seindah angan-angan. Mahasiswa atau siswa SMK mungkin punya ekspektasi tinggi. Mereka membayangkan dunia kerja itu sangat asyik.
Bayangannya sungguh menyenangkan. Bisa punya uang sendiri. Bisa healing bersama tim kantor. Banyak pikiran positif memenuhi kepala. Hal ini wajar terjadi. Apalagi kita sering melihat konten di media sosial. Orang bekerja sambil joget. Meeting santai di kafe. Atau foto dinas luar kota di bandara.
Dunia Kerja
Namun, Anda perlu hati-hati. Dunia kerja tak senyaman itu. Memang, sebagian orang beruntung. Mereka mendapat pekerjaan layak. Gajinya besar dan bonusnya cair. Bahkan cutinya bisa lebih dari 12 hari.
Perusahaan semacam ini memang ada. Mereka memanusiakan karyawannya. Mereka menganggap karyawan sebagai aset. Kesejahteraan diberikan demi kinerja perusahaan.
Sayangnya, ada sisi sebaliknya. Banyak tempat kerja yang tidak seideal itu. Teman kerja yang julid. Tim yang tidak kompak. Bos yang hobi marah-marah.
Belum lagi masalah gaji. Upah tidak sebanding dengan beban kerja. Lebih parah lagi soal kontrak. Isinya tidak jelas. Asuransi kesehatan pun tidak ada. Di Indonesia, perusahaan seperti ini masih menjamur.
Jadi, jangan kaget nanti. Realita bisa sangat berbeda dari media sosial. Tempat kerja ideal tidak selalu mudah ditemukan.
Standarisasi Perusahaan
Meski begitu, Anda harus cerdas. Pahami standarisasi sebuah perusahaan. Anda harus tahu hak-hak karyawan.
Ini penting untuk masa depan Anda. Jika perusahaan memenuhi standar, Anda aman. Kesejahteraan Anda terjamin. Itu alasan kuat untuk bertahan di sana. Perusahaan ini layak jadi pondasi hidup Anda.
Lalu, apa saja standarnya? Undang-undang di Indonesia sudah mengaturnya
Berikut poin poinnya ya :
- Mendapatkan Gaji UMP / UMR
- Mendapatkan Kontrak yang jelas
- Mendapatkan Asuransi Kesehatan dan jiwa
- Mendapatkan Hak Cuti setelah bekerja 1 tahun
- Minimal Tunjungan Hari Raya
Tips Saat Wawancara
Pastikan hal-hal di atas saat wawancara. Tanyakan benefit apa yang didapat. Tanyakan detail kontrak kerjanya.
Intinya satu. Bekerjalah di perusahaan yang taat aturan. Hindari perusahaan yang tidak jelas aturannya. Semoga Anda mendapatkan pekerjaan impian. Dengan begitu, produktivitas Anda akan optimal. Anda pun bisa memberikan kinerja terbaik.
