Share this

Berita tentang kabar mandiri yang diblock atau banyaknya nasabah yang keluar dari bank mandiri, karena bank mandiri telah memblokir sebuah rekening dari pemilik donasi demo. Sesuai dengan permintaan penyelidikan Kepolisian, Namun ketika ini menjadi viral maka hal yang tidak di inginkan terjadi.
Lain Sisi
Sebagai pemerintah tidak seharus melakukan pemblokiran atas dana yang masuk untuk demo, karena bisa jadi uang itu digunakan untuk konsumsi bagi orang orang yang berdemo. Entah itu terkait dengan kesehatan , konsumsi dan memfasilitasi orang orang yang berdemo. Tak layak pemerintah menggunakan kekuasaanya untuk melakukan pemblokiran rekening sehingga orang orang yang pro dengan demo ini tidak bisa melakukan transfer atau berdonasi.
Untuk demo itu bukanlah sebuah pelanggaran, tetapi dilindungi oleh negara yang berdemokrasi. Tidak harusnya negara menghentikan, membuat masalah, bahkan mempersulit bagi orang yang ingin menyuarakan suaranya, Atau kegelisahan terhadap negaranya.
Rekening Bank
Rekening bank memang biasanya memiliki celah yang bisa dipegang oleh penguasa, Salah satuanya adalah blokir rekening, Bahkan bisa saldo di blocked agar tidak bisa digunakan. Sehingga orang orang yang sudah melakukan donasi, atau orang yang punya rekening tersebut tidak dapat digunakan, Sehingga faslitas bagi orang orang demo menjadi terhenti, dan semakin sulit juga orang berdemo. Harusnya mereka bisa minum air untuk beristrihat malah tidak dapat.
Semua bank disebuah negara, pasti akan tunduk dengan kepolisian entah itu memang adalah sebuah kriminal atau itu adalah pesanan dari penguasa dengan tujuan tujuan tertentu. Sehingga tujuan yang tidak seharusnya, bisa merugikan msyarakat / rakyat.
Mengganti Dompet
saat ini ada yang namanya adalah bitcoin, Uang Crypto. Dimana uang ini adalah uang yang tidak punya otoritas tertinggi yang bisa memegang kendali. Uang Crypto hanya dikendalikan oleh pemiliknya saja. Tidak bisa di blokir, tidak bisa di curi, tidak bisa ambil hanya pemiliknya sendiri. Hal ini cukup baik bagi orang orang yang ingin aman secara finansial terhadap kententuan ketentuan perbankan.
Salah satunya yang paling aman adalah dompet crypto. Dengan memiliki dompet crypto, tidak ada seorang pun yang mampu mengendalikan harta pemilik. kecuali pemiliknya sendiri. Dompet tersebut bisa dipindahkan ke seluruh laptop / hp yang penting terhubung ke sebuah layanan internet.
Berikut ini adalah salah satu dompet cryto yang cukup terkenal.
1. Trust Wallet
Kamu bisa langsung mendaftarkan akun kamu, dan ini gratis tidak ada admin administrasi, Kamu bisa mengunjungi alamat DISINI. Di ewallet tersebut kamu bisa memiliki suluruh bentuk mata uang crypto. mulai dari ETH, BTC dan ada uang yang stabil seperti USDT, USDC. ini adalah mata uang dollar yang stabil dalam bentuk Dollar Crypto. Tenang saja, meskipun kamu memiliki uang USDT, pemilik hanya kamu seoarang dan tidak ada yang bisa mencampuri.
Tenang saja. Ewallet tersebut juga bisa menerima transfer dalam bentuk semua mata uang crypto. Uang yang da di ewallet tersebut akan selamanya aman. Tidak ada yang akan memblokirnya, tidak ada yang ikut campur dari harta crypto.
2. Ewallet Binance
untuk Wallet ini juga sama sebenarnya seperti Trust wallet hanya saja untuk layanan yang diberikan ini dari Broker Binance. Ewallet tersebut juga cukup bagus untuk keamanan, untuk fitur juga sebenarnya juga sama kok.
untuk ewallet crypto ini kamu bisa search ada banyak sekali. Tetapi ketika kamu memiliki pharse key untuk masuk ke walley crypto. kamu bisa masuk ke crytop / ewallet mana saja. Dan dompetmu juga akan sama, Nilai uang pun juga akan sama.
Kekurangan Ewalley Crypto
Memang disini ada beberapa kekurangan memang cukup ribet, tetapi ini mendukung penyimpanan harta lebih baik karena tidak ada campur tangan orang lain kecuali pemiliknya sendiri. Baik lalu apa sih kekurangan.
1. Sulit Transfer.
karena crypto memiliki banyak sekali jaringan Block Chain, sehingga bila kamu mau menyubangkan donasi sebanyak 10$ kamu harus memiliki USDT dijaringan yang sama atau alamat yang sama untuk dana bisa masuk. jaringan BlackChain juga beragam banyak, serta transfer fee juga tergantung dari Jaringan Block Chain.
Contoh saja ketika memakai jaringan ETH dan Uang USDT maka itu akan memakan biasa transfer cukup besar, tetapi kalo kamu pakai jaringan TON mungkin akan lebih murah lagi.
Bahkan untuk mereka yang ingin mendonasikanya juga tidak serta merta tahu, harus mempunyai broker crypto untuk bisa memasukan uang mereka ke dompet crypto kamu. Memang untuk alamatnya sudah disediakan dalam bentuk QRCode. Namun itu lagi, kondisi mereka yang akan mentransfer harus / wajib punya crypto yang sama, bahkan harus punya broker untuk membeli uang crypto. Ribet juga.
2. Pencairan ke Rupiah. ( Exchange )
ketika kamu sudah banyak uang crypto, sayangnya itu hanya dalam bentuk uang digital, belum bisa ditransaksikan di indonesia secara langsung. Perlu langkah selanjutnya yaitu mencairkan uang crypto entah itu btc, eth, USDT ke bentuk uang Rupiah. Nah ini harus bekerja sama dengan P2P seperti binance, atau bisa langsung dicairkan lewat broker contohnya adalah Aplikasi Pluang.
Saran Terbaik.
Saran dari saya adalah membuat ewallet crypto, namun ewallet tersebut hanya sebagai penyimpanan yang aman, bukan sebagai tempat untuk berdonasi. Namun Uang yang ditransfer atau mendapatkan donasi dari orang lain disimpan di bank dulu tidak masalah, namun ketika uang sudah terkumpul setiap 1 juta, maka bisa langsund di taruh ke ewallet cryto.
Agar ketika rekening bank di sita, di blokir kamu masih punya uang di ewallet crypto yang cukup besar.dibandingkan dengan memilih rekening bank dan disimpan disana. Dengan cara ini kemungkinan bila terkana blokir rekening tidak harus terblocked seluruh keuangan uang.
